Sabtu, 10 Maret 2012

2). Perbedaan Struktur Organisasi


Perbedaan Struktur Organisasi

Kata “organisasi” mempunyai dua pengertian umum.pengertian pertama menandakan suatu lembaga atau kelompok fungsional ,seperti organisasi perusahaan,rumah sakit, perwakilan pemerintah,atau suatu perkumpulan olahraga.pengertian kedua berkenaan dengan proses pengorganisasian, sebagai suatu cara dimana kegiatan organisasi di alokasikan dan ditugaskan diantara para anggotanya agar tujuan organisasidapat tercapai dengan efisien.Dua aspek utama proses penyusunan struktur organisasi adalah departementalisasi dan pembagian kerja. Departementalisasi merupakan pengelompokan kegiatan-kegiatan kerjasuatu organisasi agar kegiatan-kegiatan sejenis dan saling berhubungan dapat dikerjakan bersama. Pembagian kerja adalah pemerincian tugas pekerjaan agar setiap individu dalmorganisai bertanggung jawab untuk dan melasksanakan sekumpulan kegiatan yangterbatas.

Proses perorganisasian dapat ditunjukan dengan tiga langkah prosedur berikut ini :
1.Pemerincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi.

2. Pembagian beban pekerjaan total menjadi kegiatan-kegiatan yang secara logik dapat dilaksanakanoleh satu orang.pembagian kerja sebaiknya tidak terlalu beratsehingga tidak dapat diselesaikan atau terlalu ringan sehingga ada waktumenganggur,tidak efisien dan terjadi biaya yang tidak perlu.

3. Pengadaan dan pengembangan suatu mekanisme untuk mengkoordinasikan pekerjaan para anggota organisasi menjadi kesatuan yang terpadu dan harmonis. Mekanisme pengkoordinasian ini akan membuat para anggota organisasi menjaga perhatiannya pada tujuan organisasi dan mengurangi ketidakefisienan dan konflik-konflik yang merusak.

Struktur organisasi

Struktur organisasi menunjukkan suatu susunan orang-orang yang mempunyai kedudukan,tugas wewenang, dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu Organisasi struktur ini mengandung unsur-unsur spesialisasi kerja,standardisasi,koordinasi,sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusandan besaran (ukuran) satuan kerja. Sedangkan unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari :

1.Spesialisasi kegiatan berkenaan dengan spesifikasi tugas-tugas individual dankelompok kerja dalam organisasi (pembagian kerja) dan penyatuan tugas-tugastersebut menjadi satuan-satuan kerja (departementalisasi).

2.Standardisasi kegiatan, merupakan prosedur-prosedur yang digunakan organisasiuntuk menjamin terlaksananya kegiatan seperti yang direncanakan.

3. Koordinasi kegiatan, menunjukkan prosedur-prosedur yang mengintegrasikan fungsi-fungsi satuan-satuan kerja dalam organisasi.

4.Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan, yang menunjukan lokasi(letak) kekuasaan pembuatan keputusan.

5.Ukuran satuan kerja menun jukkan jumlah karyawan dalam suatu kelompok kerja.

Koordinasi kegiatan, menunjukkan prosedur-prosedur yang mengintegrasikan
Bagan oraganisasi formal.

Struktur organisasi adalah terlalu kompleks untuk disajikan secara verbal. Manajer  perlu menggambarkan bagan organisasi untuk menunjukkan struktur organisasi baganorganisasi memperlihatkan susunan fungsi-fungsi departemen-departemen,atau posisi - posisi organisasi dan menunjukkan bagaimana hubungan diantaranya satuan-satuanorganisasi yang terpisah biasanya digambarkan dalam kotak-kotak, dimana dihubungkan satu dengan yang lain dengan garis yang menunjukkan rantai perintah dan jalur komunikasi formal.

Bagan organisasi menggambarkan lima aspek utama struktur organisasi yang secara ringkas dapat diuraikan sebagai berikut :

1.Pembagian kerja.Setiap kotak menunjukkan individu atau satuan Bertanggung jawab untuk kegiatan organisasi tertentu dan tingkat spesialisasi yang digunakan.

2. Manajer dan bawahan atau rantai perintah. Rantai perintah menunjukkan hubungan wewenang-tanggung jawab yang menghubungkan atasan dan bawahan dalam keseluruhan organisasi. aliran dimulai dari jenjang organisasiyang tertinggi sampai karyawan rendah dalam organisasi. Oleh karena itu, setiap anggota organisasi mempunyai suatu kaitandengan manajer puncak organisasi. Dalam hal ini prinsip kesatuan perintah harus jelas,dimana setiap karyawan menerima tugas dan pelimpahan wewenang hanyadari seorang manajer dan melaporkan pertanggung jawaban juga hanya kepada seorang manajer.

3. Tipe pekerjaan Label dan deskripsi pada tiap kotak menunjukkan pekerjaan organisasional atau bidang tanggung jawab yang berbeda.
4. Tingkatan manajemen. Suatu bagan tidak hanya menunjukkan manajer dan bawahan tetapi juga keseluruhan hirarki manajemen.Salah satu Keuntungannya adalah bahwa karyawan dan lain-lain diberi gambaranbagaimana organisasi disusun. Kelemahan utama bagan adalah masih banyak hal-halyang tidak jelas atau tidak ditunjukkan. Bagan, Sebagai contoh tidak menunjukkan seberapa besar tingkat wewenang dan tanggung jawab setiap tingkatan manajerial

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar